Achmad Perkuat 4 Pilar Kebangsaan di Tengah Masyarakat Rohul
ROKAN HULU, RIAURILIS.COM - Anggota DPR RI Dapil Riau dari Fraksi Partai Demokrat, DR. H. Achmad, M.Si kembali melakukan kegiatan sosialisasi Empat Pilar Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara.
Kegiatan ini berlangsung di Rumah Aspirasi Dr. H. Achmad, M.Si, Pasir Pengaraian, Rokan Hulu, Sabtu, 19 September 2026.
Hadir sebagai peserta unsur masyarakat Kab. Rokan Hulu, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, yang berjumlah sekitar 150 orang.
Dalam kesempatan itu Achmad menjelaskan bahwa Empat Pilar MPR RI merupakan landasan penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Keempat pilar tersebut meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945), Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.
” Empat Pilar MPR RI menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Ia menjelaskan Pancasila merupakan dasar negara, ideologi nasional, sekaligus pandangan hidup bangsa Indonesia.
Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Selanjutnya, UUD 1945 merupakan konstitusi dan hukum dasar tertulis yang menjadi landasan dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara.
Pemahaman terhadap konstitusi dinilai penting agar masyarakat mengetahui hak dan kewajibannya sebagai warga negara.
Pilar ketiga adalah NKRI, yang merupakan bentuk negara Indonesia. Keutuhan dan kedaulatan NKRI menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Sementara itu, Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “berbeda-beda tetapi tetap satu” mengandung pesan penting mengenai persatuan dalam keberagaman.
” Indonesia memiliki beragam suku, agama, ras, budaya, bahasa, dan adat istiadat yang menjadi kekayaan bangsa.
Melalui pemahaman terhadap keempat pilar tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya mengetahui nilai-nilai kebangsaan secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya. (rls)










Tulis Komentar